Enam CPNS Jabatan Fungsional BRMP Sulut Resmi Jadi PNS
Kalasey,- Sebanyak enam Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) yang bernama Purnama Vinsensius Mangundap, S.E (Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Pertama), Vindriani Esra, S.T.P (Analis Data Ilmiah), Praise Gabrilla Iroth, S.P. (Analis Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi), Elmonika Anas, S.I.Kom (Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Pertama), Muh. Sechan Suhail Syahrul, S.T.P (Perencana Ahli Pertama) dan Denish Maulanana S, S.A.N (Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama) secara resmi mengikuti prosesi pengambilan sumpah atau janji Pegawai Negeri Sipil serta pengangkatan dalam jabatan fungsional pada hari Selasa, (5/5/2026).
Kegiatan pelantikan ini diselenggarakan dengan sistem hybhrid, di mana rangkaian acara inti berlangsung secara terpusat di Kantor Pusat Kementerian Pertanian dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal, Suwandi. Seluruh satuan kerja di berbagai daerah di Indonesia dapat mengikuti kegiatan ini melalui jalur daring, sehingga prosesi tetap berjalan lancar dan dapat dihadiri oleh seluruh peserta tanpa hambatan jarak. Keenam peserta dari lingkungan BRMP Sulut tampak mengikuti setiap rangkaian acara dengan penuh kekhidmatan sebagai wujud komitmen mereka dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dalam pelaksanaan prosesi tersebut, para peserta didampingi oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Lydia E. Aghata Tulung, bersama dengan Ketua Tim Kerja Sumber Daya Manusia, Brusli Umboh. Kehadiran kedua pejabat ini menjadi bentuk dukungan penuh dari pimpinan instansi terhadap proses pengesahan status kepegawaian dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan BRMP Sulut. Dukungan yang diberikan ini menunjukkan perhatian serius dari manajemen dalam memastikan setiap tahapan pengembangan karir pegawai berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat optimal bagi organisasi.
Pengambilan sumpah dan pengangkatan dalam Jabatan Fungsional (JF) ini merupakan momen penting yang menandai awal perjalanan karir resmi sebagai Pegawai Negeri Sipil. Proses ini sekaligus menjadi penegasan komitmen seluruh peserta terhadap nilai-nilai dasar yang harus dijunjung tinggi oleh setiap Aparatur Sipil Negara, yaitu berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Nilai-nilai ini menjadi pedoman utama yang akan mengarahkan setiap langkah kerja mereka dalam melaksanakan tugas sehari-hari.
Dengan resmi mendapatkan status sebagai PNS dan pengangkatan dalam jabatan fungsional, keenam PNS tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan organisasi dan pembangunan sektor pertanian. Keahlian, pengetahuan, dan semangat kerja yang dimiliki diharapkan mampu memperkuat kinerja seluruh unit kerja dan mendukung percepatan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan. Khususnya di wilayah Sulut, kehadiran mereka diharapkan dapat menjadi penggerak dalam pelaksanaan kegiatan yang berfokus pada sektor pertanian.
Pelantikan ini juga menjadi langkah strategis dalam upaya peningkatan profesionalisme seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Pertanian. Peningkatan kualitas dan kompetensi ini dilaksanakan guna mewujudkan visi pembangunan sektor pertanian yang maju, mandiri, dan modern sesuai dengan kebijakan pemerintah. Setiap keberhasilan yang dicapai dalam proses ini akan menjadi modal berharga untuk menghadapi berbagai tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada dalam pengembangan sektor pertanian di masa mendatang.
Baik pihak instansi maupun para peserta menyampaikan rasa terima kasih dan harapan yang besar atas terlaksananya kegiatan ini dengan baik dan lancar. Mereka berkomitmen untuk menjaga integritas dan kinerja sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kepercayaan yang telah diberikan. Ke depan, seluruh pihak berharap agar dukungan yang terjalin dapat terus terpelihara demi kemajuan sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.